BOJONEGORO – Kabarnews.net// Kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh jajaran jurnalis di Bojonegoro patut diacungi jempol. Pada Jumat (06/03/2026) sore, suasana di Dusun Barek, Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, tampak penuh kehangatan saat para pengurus Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DPC Bojonegoro menggelar aksi santunan.
Bertempat di kediaman Bendahara AWPI, Teguh Hariyanto, di RT 03 RW 01, kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini tidak hanya menyasar anak yatim, tetapi juga menaruh perhatian besar pada kaum lansia yang tidak berdaya secara fisik.
Ada pemandangan yang menyentuh hati dalam kegiatan kali ini.
Menyadari adanya lansia yang tidak mampu hadir di lokasi karena faktor usia atau kesehatan yang menurun, pengurus AWPI bersama anggota mengambil langkah proaktif. Mereka berinisiatif mengantarkan santunan langsung ke rumah masing-masing lansia (door-to-door).
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan sampai ke tangan yang tepat tanpa harus membebani penerima yang kesulitan berjalan atau sedang sakit.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:
Andriyanto, S.Sos. (Camat Balen)
Mad Muhargo (Kepala Desa Ngadiluhur)
Moh Anam (Ketua PJI – Persatuan Jurnalis Indonesia)
Bambang Setiyawan Amd (ketua media nasional)
Agus Setiadi (Ketua AWPI DPC Bojonegoro)
Selain menyantuni lansia secara langsung, santunan juga diberikan kepada sekitar 20 anak yatim yang hadir di lokasi acara dengan penuh suka cita.
Dalam sambutannya, Ketua AWPI DPC Bojonegoro, Agus Setiadi, menekankan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari jati diri jurnalis yang harus peka terhadap realitas sosial.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi kemanusiaan biasa. Ini adalah bentuk nyata bahwa insan pers harus memiliki kepekaan sosial. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik pena dan kamera, ada hati yang peduli terhadap sesama, terutama mereka yang sudah sepuh dan membutuhkan uluran tangan,” tegas Agus Setiadi.
Camat Balen, Andriyanto, S.Sos., yang turut penyerahan santunan, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara jurnalis, pemerintah desa, dan masyarakat.
Menurutnya, langkah door-to-door yang dilakukan panitia adalah cermin dari pelayanan masyarakat yang sesungguhnya.
Kegiatan ditutup dengan buka bersama untuk keberkahan warga Desa Ngadiluhur dan kesuksesan insan pers dalam menjalankan tugas profesinya. (Red)
