TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Bantengan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, kembali mempertegas komitmennya dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Sebagai wujud nyata keterbukaan informasi publik, Pemdes Bantengan secara resmi merilis rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif, melainkan sebagai instrumen untuk membangun kepercayaan (trust) antara pemerintah desa dan warga. Dengan publikasi ini, setiap rupiah anggaran diharapkan dapat dipantau langsung oleh masyarakat agar penggunaannya tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kemajuan desa.
Sinergi Pendapatan: Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Pusat
Pada tahun anggaran 2026, Desa Bantengan memproyeksikan total pendapatan sebesar Rp1.166.902.814,00. Angka ini lahir dari sinergi antara Pendapatan Asli Desa (PADes) yang cukup signifikan dengan dana stimulan dari pemerintah pusat maupun daerah.
Berikut adalah rincian sumber pendapatan Desa Bantengan:
Pendapatan Asli Desa (PADes): Rp329.005.000,00
Dana Desa (APBN): Rp322.766.000,00
Alokasi Dana Desa (ADD): Rp472.157.814,00
Bagi Hasil Pajak & Retribusi: Rp42.974.000,00
Distribusi Belanja: Menitikberatkan Layanan dan Pembangunan
Untuk mendukung roda pemerintahan dan mempercepat transformasi desa, Pemdes Bantengan mengalokasikan total belanja sebesar Rp1.206.332.793,00. Anggaran tersebut didistribusikan ke dalam lima bidang strategis dengan porsi sebagai berikut:
Penyelenggaraan Pemerintahan 69,2% 834.295.193,00
Pelaksanaan Pembangunan 20,9% 252.267.200,00
Pembinaan Kemasyarakatan 6,1% 73.235.400,00
Pemberdayaan Masyarakat 3% 35.735.000,00
Penanggulangan Bencana & Mendesak 0,9% 10.800.000,00
Disiplin Anggaran dan SILPA Nihil
Dalam struktur anggaran kali ini, Pemdes Bantengan menunjukkan disiplin fiskal yang tinggi. Tercatat Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp39.429.979,00 dengan Pembiayaan Netto yang sama, sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berjalan berada pada angka Rp0,00. Hal ini mencerminkan perencanaan yang presisi dan pemanfaatan sumber daya yang maksimal.
Publikasi APBDes ini adalah undangan bagi seluruh warga Bantengan untuk ikut serta mengawasi dan berpartisipasi aktif. Kami ingin masyarakat melihat langsung ke mana arah pembangunan desa.
Dengan semangat transparansi ini, APBDes 2026 diharapkan tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi menjadi katalisator penggerak ekonomi dan kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Bantengan.
Tim Redaksi
