TULUNGAGUNG, Kabarnews.net – Keberanian jajaran Polsek Tulungagung Kota dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat) menjelang bulan suci Ramadan 1447 H menuai simpati publik.

Aksi penggerebekan judi jenis klethek di kawasan Pasar Ngemplak yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota, Kompol Puji Hartanto, mendapat apresiasi tinggi dari LSM GMAS (Generasi Masyarakat Adil Sejahtera).
Apresiasi Hingga Tingkat Mabes Polri
Ketua LSM GMAS, Langgeng, menyatakan bahwa langkah tegas yang diambil Polsek Kota merupakan sesuatu yang luar biasa dan patut menjadi percontohan. Sebagai bentuk dukungan riil, pihaknya secara resmi mengirimkan surat apresiasi terbuka pada Minggu (22/02/2026).
”Kami tahu razia (perjudian) ini adalah sesuatu yang tidak lazim di Tulungagung. Namun, Kompol Puji Hartanto kami anggap sebagai pahlawan dalam membela kepentingan masyarakat,” ujar Langgeng tegas.
Ia menambahkan bahwa surat apresiasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada Polsek Kota, tetapi juga ditembuskan hingga ke tingkat Polres, Polda, bahkan Mabes Polri. Hal ini dilakukan agar prestasi tersebut tercatat secara struktural dan memotivasi wilayah lain.
”Kami harapkan Kapolsek lainnya jangan ‘tutup mata’ dengan aktivitas perjudian di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.
Diketahui bahwa Polsek Kota Tulungagung telah melaksanakan Operasi Senyap di Lorong Pasar Ngemplak.
Aksi penggerebekan yang memicu apresiasi ini terjadi pada Rabu malam (18/02/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam operasi senyap tersebut, petugas menyisir sudut-sudut Pasar Ngemplak yang kerap dilaporkan warga sebagai sarang aktivitas haram.
Kedatangan petugas yang tiba-tiba membuat para pelaku judi klethek kocar-kacir. Memanfaatkan kegelapan lorong pasar, para pelaku berhasil melarikan diri dari sergapan petugas. Meski demikian, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, antara lain:
3 buah kursi yang digunakan pemain.
2 kardus peralatan pendukung judi.
1 sak perlengkapan perjudian.
Komitmen Ciptakan Ramadan yang Kondusif
Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Puji Hartanto, menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk memastikan situasi yang suci, aman, dan kondusif bagi umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa.
Kapolsek menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk aktivitas perjudian di wilayah hukumnya, terlebih menjelang Ramadan.
Operasi tersebut adalah peringatan keras bahwa Polri terus memantau dan tidak akan segan bertindak tegas.
Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tulungagung Kota. Pihak kepolisian juga berjanji akan terus mengintensifkan patroli “Blue Light” dan operasi pekat secara berkelanjutan guna membersihkan wilayah kota dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tim-red












