HomeIndeks

Fokus Transparansi, Pemdes Bandung Musyawarahkan Penyesuaian Dana Desa TA 2026

Oplus_0

​TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Bandung, Kecamatan Bandung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) dalam rangka penyusunan rencana kerja dan pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Pertemuan ini menjadi krusial mengingat adanya dinamika perubahan alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat.

​Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bandung ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Bandung, termasuk Camat Bandung, Kapolsek, dan Danramil.

Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, BPD, Ketua RT/RW, hingga keterwakilan kelompok perempuan, pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

​Penyesuaian Anggaran demi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
​Salah satu poin utama yang menjadi pembahasan adalah adanya penyusutan kucuran Dana Desa TA 2026 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan nasional di mana sebagian alokasi dana dialihkan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

​Kepala Desa Bandung, Wiji Astuti, menjelaskan bahwa sosialisasi mengenai perubahan ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tingkat akar rumput.

​Menurut Wiji Astuti selaku Kepala desa, Kegiatan ini sangat penting agar masyarakat mengetahui kondisi anggaran kita secara riil. Pemdes Bandung menjunjung tinggi asas keterbukaan informasi publik. Dengan memahami porsi anggaran yang ada, masyarakat bisa ikut serta mengawasi dan mempertanggungjawabkan penggunaannya secara bersama-sama.

​Apresiasi dari Camat Bandung
​Camat Bandung, Chanief Djatmiko Nugroho, yang turut hadir memantau jalannya musyawarah, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga. Menurutnya, diskusi yang sehat dalam Musrenbang adalah cermin demokrasi desa yang hidup.

​Camat Bandung sangat mengapresiasi masyarakat Desa Bandung yang peduli dan mau terlibat langsung. Kehadiran berbagai elemen, termasuk keterwakilan perempuan dan pemuda, memberikan warna demokrasi yang kuat. Ini adalah bentuk kepedulian nyata demi kemajuan pembangunan desa di tengah penyesuaian anggaran yang ada.

​Poin-Poin Strategis Musrenbang Desa Bandung:
​Transparansi Anggaran: Memaparkan rincian penurunan Dana Desa akibat dialokasikan ke program KDMP.
​Skala Prioritas: Menentukan program pembangunan fisik dan pemberdayaan yang paling mendesak bagi warga Desa Bandung.
​Partisipasi Inklusif: Melibatkan kelompok marginal dan pemuda dalam pengambilan keputusan arah desa tahun 2026.
​Penguatan Ekonomi: Membahas integrasi potensi desa dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih ke depannya.
​Dengan terlaksananya Musrenbang ini, Pemdes Bandung berkomitmen untuk tetap mengoptimalkan pembangunan desa meski terdapat penyesuaian anggaran, dengan tetap mengedepankan efisiensi dan kepentingan masyarakat luas.
Tim-red

Exit mobile version