TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, Pemerintah Desa (Pemdes) Mergayu, Kecamatan Bandung, resmi merilis rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengawasi sekaligus mendukung jalannya pembangunan di desa.
Berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) No. 09 Tahun 2025, total pendapatan desa tahun ini diproyeksikan mencapai Rp1.315.845.315. Sumber dana tersebut berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD).
Sumber Pendapatan Jumlah (Rp)
Pendapatan Asli Desa (PADes) 467.620.000
Dana Desa (DD) 300.856.000
Alokasi Dana Desa (ADD) 498.879.000
Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPD&RD) 48.489.501
Total Pendapatan 1.315.845.315
Alokasi Belanja Desa
Untuk tahun anggaran 2026, total belanja desa direncanakan sebesar Rp1.359.221.657. Secara proporsional, anggaran tersebut dibagi ke dalam lima bidang utama guna memastikan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur berjalan beriringan:
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (66%): Rp890.640.157
Fokus pada layanan administrasi, operasional kantor, dan kesejahteraan perangkat.
Pelaksanaan Pembangunan Desa (21%): Rp279.965.000
Diarahkan untuk pembangunan fisik dan infrastruktur lingkungan.
Pembinaan Kemasyarakatan (6%): Rp83.944.000
Kegiatan sosial, keagamaan, dan penguatan lembaga kemasyarakatan.
Pemberdayaan Masyarakat (5%): Rp63.120.500
Peningkatan kapasitas ekonomi dan pelatihan keterampilan warga.
Penanggulangan Bencana & Darurat (3%): Rp41.552.500
Dana cadangan untuk situasi mendesak dan mitigasi bencana.
Catatan Pembiayaan: Terdapat Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp43.376.342, sehingga Pembiayaan Netto berada pada posisi Rp0 (seimbang).
Harapan Kedepan
Pemerintah Desa Mergayu berharap dengan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel ini, kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Partisipasi aktif warga dalam mengawal setiap program pembangunan menjadi kunci suksesnya implementasi APBDes 2026.
Tim-Red
