TULUNGAGUNG,Kabarnews.net– Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik dan amanat Undang-Undang Desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Kesambi, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, secara resmi mempublikasikan rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini diambil agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengetahui, mengawal, dan mengawasi langsung penggunaan dana desa demi kemajuan bersama.
Rincian Pendapatan Desa
Pada tahun anggaran 2026, Desa Kesambi diproyeksikan menerima pendapatan total sebesar Rp1.219.266.472.
Pendapatan tersebut bersumber dari beberapa sektor utama, yakni:
Pendapatan Asli Desa (PADes): Rp375.460.000
Pendapatan Transfer: Rp842.806.472 (Bersumber dari Dana Desa, ADD, dan Bagi Hasil Pajak/Retribusi)
Pendapatan Lain-lain: Rp1.000.000
Alokasi Belanja Desa: Fokus pada Pelayanan dan Pembangunan
Dari total pendapatan yang ada, Pemdes Kesambi telah menyusun rencana belanja sebesar Rp1.260.896.926,62.
Adapun porsi penyaluran anggaran dibagi ke dalam lima bidang utama guna memastikan roda pemerintahan dan kesejahteraan warga berjalan seimbang:
Bidang Penggunaan Persentase Fokus Utama
Penyelenggaraan Pemerintahan 75% Siltap, tunjangan, dan operasional kantor.
Pelaksanaan Pembangunan 13% Perbaikan infrastruktur dan sarana desa.
Pembinaan Kemasyarakatan 4% Kegiatan kepemudaan, keagamaan, dan lembaga desa.
Pemberdayaan Masyarakat 4% Pelatihan ekonomi kreatif dan ketahanan pangan.
Penanggulangan Bencana/Darurat 3% Dana tak terduga dan bantuan mendesak.
Keseimbangan Pembiayaan
Dalam struktur anggaran tahun ini, terdapat Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp41.630.454,62 yang merupakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Dengan angka Pembiayaan Netto yang sama, maka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berjalan tercatat sebesar Rp0,00, yang menunjukkan perencanaan anggaran yang presisi dan berimbang (balanced budget).
Harapan Peningkatan Ekonomi
Pemerintah Desa Kesambi berharap bahwa melalui alokasi anggaran yang transparan dan tepat sasaran ini, produktivitas masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Fokus pada penyelenggaraan pemerintahan yang kuat diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih prima, sementara pos pembangunan dan pemberdayaan diarahkan untuk menstimulus ekonomi lokal.
Pemerintah Desa Kesambi tentunya mengharapkan setiap rupiah dari APBDes ini dirasakan manfaatnya oleh warga. Transparansi adalah kunci agar masyarakat percaya dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Dengan adanya publikasi ini, Desa Kesambi terus berupaya menjadi desa yang mandiri, berintegritas, dan sejahtera.
Tim-Red
