BOJONEGORO –Kabarnews.net Meski diguyur hujan, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, tetap turun ke lapangan untuk meninjau langsung pemasangan portal jalan di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, pada Senin (2/2/2026) pukul 14.30 WIB.
Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam menjaga ketahanan jalan raya dan Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB).
Pemasangan portal setinggi 2,8 meter dengan lebar menyesuaikan ruas jalan ini bertujuan untuk membatasi kendaraan bermuatan lebih (over dimension over load) agar tidak melintasi jalur tersebut.
*Instruksi Bupati demi Kenyamanan Warga*
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Nurul Azizah menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Bojonegoro demi memastikan usia pakai infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar dapat bertahan lama.
*“Sesuai instruksi Pak Bupati, demi terjaganya jalan ini agar tidak mudah rusak, menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kelancaran lalu lintas, kami memasang portal ini. Dengan adanya pembatasan ini, kendaraan yang lewat tidak akan melebihi tonase atau sesuai aturan yang berlaku,”* tegas Nurul Azizah.
Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini sangat krusial untuk menjaga integritas struktur Jembatan TBB yang menghubungkan dua provinsi tersebut.
*Imbauan bagi Kendaraan Bertonase Besar*
Wabup yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengimbau para pemilik armada dan sopir kendaraan besar untuk menaati rute yang telah ditentukan oleh pemerintah.
*“Kami mengimbau kendaraan bertonase besar agar menyesuaikan rute sesuai ketentuan. Selain menjaga keselamatan pengguna jalan, langkah ini juga penting untuk melindungi lingkungan dan menjaga usia infrastruktur agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama oleh masyarakat,”* imbuhnya.
*Sinergi Lintas Instansi*
Peninjauan ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras Pemkab Bojonegoro dan unsur Forkopimcam, di antaranya:
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub)
Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro
Perwakilan Dinas PU dan Bina Marga
Camat, Kapolsek, dan Danramil Ngraho
Kepala Desa Luwihaji dan Kepala Desa Sugihwaras
Jajaran Patwal Polres Bojonegoro
Meskipun cuaca di lokasi sedang hujan, pengecekan teknis tetap berjalan dengan lancar.
Pihak pelaksana di lapangan juga memastikan pengerjaan portal akan terus dilanjutkan hingga tuntas 100%.
Pemkab Bojonegoro berharap, dengan adanya portal ini, arus lalu lintas di kawasan Jembatan TBB akan semakin tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekitar dari ancaman kerusakan jalan akibat kendaraan berat. (Red)
BOJONEGORO – Meski diguyur hujan, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, tetap turun ke lapangan untuk meninjau langsung pemasangan portal jalan di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, pada Senin (2/2/2026) pukul 14.30 WIB.
Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam menjaga ketahanan jalan raya dan Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB).
Pemasangan portal setinggi 2,8 meter dengan lebar menyesuaikan ruas jalan ini bertujuan untuk membatasi kendaraan bermuatan lebih (over dimension over load) agar tidak melintasi jalur tersebut.
*Instruksi Bupati demi Kenyamanan Warga*
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Nurul Azizah menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Bojonegoro demi memastikan usia pakai infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar dapat bertahan lama.
*“Sesuai instruksi Pak Bupati, demi terjaganya jalan ini agar tidak mudah rusak, menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kelancaran lalu lintas, kami memasang portal ini. Dengan adanya pembatasan ini, kendaraan yang lewat tidak akan melebihi tonase atau sesuai aturan yang berlaku,”* tegas Nurul Azizah.
Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini sangat krusial untuk menjaga integritas struktur Jembatan TBB yang menghubungkan dua provinsi tersebut.
*Imbauan bagi Kendaraan Bertonase Besar*
Wabup yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengimbau para pemilik armada dan sopir kendaraan besar untuk menaati rute yang telah ditentukan oleh pemerintah.
*“Kami mengimbau kendaraan bertonase besar agar menyesuaikan rute sesuai ketentuan. Selain menjaga keselamatan pengguna jalan, langkah ini juga penting untuk melindungi lingkungan dan menjaga usia infrastruktur agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama oleh masyarakat,”* imbuhnya.
*Sinergi Lintas Instansi*
Peninjauan ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras Pemkab Bojonegoro dan unsur Forkopimcam, di antaranya:
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub)
Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro
Perwakilan Dinas PU dan Bina Marga
Camat, Kapolsek, dan Danramil Ngraho
Kepala Desa Luwihaji dan Kepala Desa Sugihwaras
Jajaran Patwal Polres Bojonegoro
Meskipun cuaca di lokasi sedang hujan, pengecekan teknis tetap berjalan dengan lancar.
Pihak pelaksana di lapangan juga memastikan pengerjaan portal akan terus dilanjutkan hingga tuntas 100%.
Pemkab Bojonegoro berharap, dengan adanya portal ini, arus lalu lintas di kawasan Jembatan TBB akan semakin tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekitar dari ancaman kerusakan jalan akibat kendaraan berat. (Red)
