Antisipasi Eskalasi di Timur Tengah, Bupati Trenggalek Instruksikan Pendataan Cepat Warga di Luar Negeri

Antisipasi Eskalasi di Timur Tengah, Bupati Trenggalek Instruksikan Pendataan Cepat Warga di Luar Negeri

​TRENGGALEK,Kabarnews.net – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengambil langkah proaktif dalam merespons dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan inventarisasi dan pendataan menyeluruh terhadap warga asal Trenggalek yang saat ini berada di wilayah tersebut.

​Langkah strategis ini disampaikan Bupati dalam rapat koordinasi bersama jajaran OPD di lingkungan Pemkab Trenggalek pada Senin (09/03/2026). Pendataan ini bertujuan sebagai basis data utama dalam skema perlindungan dan kesiapsiagaan evakuasi jika situasi di Timur Tengah semakin memburuk.

​Fokus pada Perlindungan Pekerja dan Mahasiswa
​Bupati Arifin menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan keselamatan warganya, baik yang tengah mengadu nasib sebagai tenaga kerja maupun yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mengintensifkan pembahasan bagaimana terkait kondisi warga Trenggalek yang berada di luar negeri Jika ada yang membutuhkan bantuan untuk kembali ke Tanah Air, tentu pemerintah harus mengetahui datanya lebih dulu. Dari informasi yang ada, sebagian bekerja dan ada juga yang berstatus mahasiswa.
​Hingga saat ini, laporan dari masyarakat mulai mengalir masuk, terutama terkait kekhawatiran keluarga dan mekanisme teknis kepulangan ke Indonesia.
​Verifikasi Data dan Koordinasi Lintas Instansi
​Berdasarkan data sementara yang dihimpun, diperkirakan terdapat lebih dari 100 warga Trenggalek yang tersebar di berbagai negara di Timur Tengah. Pemkab kini tengah melakukan verifikasi mendalam untuk memetakan sebaran lokasi dan status hukum tinggal para warga tersebut.
​Salah satu langkah konkret yang sudah diambil adalah identifikasi warga asal Kecamatan Watulimo yang berada di Dubai.
Tindakan selanjutnya adalah meminta nomor paspor dan segera berkoordinasi dengan kedutaan besar atau kantor perwakilan RI (KBRI/KJRI) di sana. Hal ini penting agar jalur komunikasi diplomatik tetap terbuka jika diperlukan tindakan darurat.
​Membuka Kanal Pelaporan Khusus
​Untuk mempercepat validasi data, Pemerintah Kabupaten Trenggalek secara resmi membuka kanal pelaporan langsung bagi masyarakat yang memiliki anggota keluarga di Timur Tengah.
​Masyarakat diminta aktif melaporkan data keluarga mereka melalui nomor hotline:
​WhatsApp/Telepon: 0822-3334-3800

​“Jika ada warga Trenggalek yang memiliki saudara bekerja, belajar, atau tinggal di sana, kami mohon untuk melaporkan ke nomor tersebut. Kerja sama masyarakat sangat kami harapkan agar memudahkan pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal,” pungkas Bupati.

Tim-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *