Transparansi Anggaran 2026: Desa Soko Prioritaskan Layanan Kesehatan dan Ketahanan Pangan

​TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Soko, Kecamatan Bandung, resmi merilis rincian penggunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Dengan total pagu sebesar Rp170.500.000,00, Pemdes Soko menetapkan arah kebijakan pembangunan yang berfokus pada dua pilar utama: peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan desa.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel, sekaligus memastikan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.
​Strategi Alokasi: Menggerakkan Ekonomi dan Kesejahteraan
​Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap didominasi oleh infrastruktur fisik masif, tahun 2026 menjadi momentum bagi Desa Soko untuk memperkuat sumber daya manusia dan potensi lokal. Berikut adalah rincian alokasi strategis Dana Desa Soko 2026:
Sektor Prioritas Alokasi Anggaran Fokus Utama

https://www.effectivegatecpm.com/giw12frds?key=fa7351e8f3a9a45dccaf5b92f65a4803

Peningkatan Layanan Kesehatan Rp77.350.000,00 Pemenuhan kebutuhan prioritas kesehatan warga.

Penanganan Kemiskinan Ekstrem Rp36.000.000,00 Penyaluran BLT-DD bagi warga yang membutuhkan.

Ketahanan Pangan & Energi Rp.33.000.000,00 Pembangunan Jalan Usaha Tani & kemandirian pangan.

Pelaksanaan Pemerintahan Rp8.390.000,00 Koordinasi pemdes & penanganan kerawanan sosial.

Ketahanan Iklim Rp7.148.000,00 Pembangunan saluran drainase pipa.

Infrastruktur Digital Rp5.612.000,00 Modernisasi layanan & teknologi informasi.
Padat Karya Tunai (PKTD) Rp3.000.000,00

Kesehatan Menjadi Prioritas Utama
​Pemerintah Desa Soko menekankan bahwa alokasi sebesar Rp77.350.000,00 untuk layanan kesehatan bukanlah tanpa alasan. Anggaran ini menjadi porsi terbesar dalam penggunaan Dana Desa tahun ini karena dianggap sebagai kebutuhan paling mendasar bagi warga.

Kesehatan adalah pondasi utama pembangunan. Tanpa warga yang sehat, produktivitas ekonomi sulit dicapai. Oleh karena itu, Pemdes Soko memberikan perhatian lebih pada akses dan kualitas layanan kesehatan di desa.

​Ketahanan Pangan dan Mitigasi Iklim
​Selain kesehatan, sektor ketahanan pangan juga mendapatkan perhatian serius melalui pembangunan infrastruktur jalan usaha tani dan normalisasi irigasi.

Melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD), proyek ini tidak hanya memperbaiki sarana pertanian tetapi juga menyerap tenaga kerja dari warga desa setempat guna menjaga daya beli masyarakat.

​Di sisi lain, pembangunan drainase pipa senilai Rp7.148.000,00 menunjukkan kesiapsiagaan desa terhadap perubahan iklim agar lingkungan pemukiman tetap aman dari potensi bencana skala kecil.
​Dengan rilis transparansi ini, Pemdes Soko berharap masyarakat dapat memantau secara langsung jalannya pembangunan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan partisipatif demi kemajuan Desa Soko di masa depan.

​Tim Redaksi / Editor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *