TULUNGAGUNG,Kabarnews.net– Unit Pelaksana Administrasi Satuan Pendidikan (UPASP) Kecamatan Bandung bersiap menggelar syiar religi bertajuk “Bandung Bersholawat: Marhaban Ya Ramadhan”.
Acara yang dirancang sebagai pawai sholawat ini ditujukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan melibatkan seluruh elemen pendidikan di wilayah tersebut.
Partisipasi Massal dari PAUD hingga SD
Koordinator Wilayah (Korwil) UPASP Bandung melalui Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Negeri, Purwanto, S.Pd., mengungkapkan bahwa antusiasme lembaga pendidikan sangat tinggi. Tercatat sebanyak 40 lembaga telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka.
”Peserta terdiri dari 33 Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta, 4 lembaga TK, dan 3 lembaga PAUD. Saat ini kami terus mematangkan persiapan, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa yang wilayahnya akan dilintasi rute pawai,” ujar Purwanto pada Rabu (11/02/2026).
Rencananya, kegiatan akbar ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan titik kumpul di depan SDN 1 Talunkulon.
Konsep Pawai: Harmoni Sholawat dan Budaya
Berbeda dengan pawai umum, konsep utama kegiatan ini adalah lantunan sholawat yang diiringi musik tradisional. Setiap peserta dihimbau membawa peralatan yang dapat menghasilkan harmonisasi suara, seperti:
Bedug dan kentongan (Ronda Thetek).
Alat musik Hadrah.
Properti kreatif lainnya yang mendukung suasana religius.
Tata Tertib dan Aturan Keselamatan
Demi menjaga kekhusyukan dan keamanan selama di jalan raya, panitia telah menetapkan protokol ketat bagi seluruh peserta:
1. Ketentuan Kendaraan & Atribut
Menggunakan kendaraan jenis pick-up bak terbuka (dilarang menggunakan odong-odong).
Kendaraan boleh dihias sekreatif mungkin dan dilengkapi pengeras suara.
Wajib mengibarkan bendera Merah Putih, bendera sekolah, PGRI, dan Tut Wuri Handayani.
Dilarang keras membawa atribut partai politik (Parpol) maupun Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
2. Ketentuan Peserta
Peserta terdiri dari siswa dan guru dengan busana muslim bernuansa putih.
Jumlah orang di bak belakang maksimal 12 orang.
Peserta wajib duduk di dalam bak (dilarang duduk di pinggir bak) demi keselamatan.
Dilarang menyalakan petasan atau mercon serta wajib menjaga kesopanan di sepanjang rute.
Rute dan Jadwal Pemberangkatan
Kegiatan dijadwalkan memulai prosesi pemberangkatan pada pukul 07.30 WIB. Seluruh armada diharapkan sudah bersiap di lokasi start, yakni area jalan depan SDN 1 Talunkulon.
Pawai akan berakhir (finish) di Lapangan Desa Bulus. Setelah mencapai lokasi finish, peserta diarahkan untuk membubarkan diri secara tertib menuju lembaga masing-masing melalui rute yang telah ditentukan oleh petugas keamanan.
”Harapan kami, kegiatan ini menjadi syiar yang menyejukkan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pendidik dan siswa se-Kecamatan Bandung dalam menyambut bulan mulia,” tutup Purwanto.
(Tim Redaksi)












