TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H terasa sangat kental di lingkup Unit Pelaksana Administrasi Satuan Pendidikan (UPASP) Kecamatan Bandung. Salah satu momen puncaknya terjadi di Desa Sukoharjo, di mana berbagai jenjang lembaga pendidikan bersatu dalam acara Penutupan Pondok Ramadhan Gabungan, Rabu (11/02/2026).
Acara yang dipusatkan di Kantor Desa Sukoharjo ini melibatkan empat lembaga sekaligus, yakni:


SD Negeri 1 Sukoharjo
TK Dharma Wanita
PAUD Tetuko
TAPOS Mutiara Bunda


Rangkaian Kegiatan yang Menyentuh Masyarakat
Sebelum mencapai puncaknya di hari Rabu, SD Negeri 1 Sukoharjo telah melaksanakan rangkaian intensif Pondok Ramadhan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (9–11 Februari 2026). Para siswa dibekali dengan berbagai kegiatan spiritual, mulai dari:


Ibadah Harian: Sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an.
Penguatan Karakter: Hafalan surat-surat pendek dan materi keagamaan (hikmah & keutamaan puasa, zakat, serta akhlakul karimah).
Aksi Sosial: Pembagian takjil kepada masyarakat sekitar sebagai wujud ni,” pungkas Peni.kepedulian.


Puncak acara ditutup dengan suasana hangat melalui Buka Puasa Bersama dan Sholat Maghrib berjamaah di kantor desa.
Apresiasi dari Pihak Sekolah dan Pemerintah Desa
Kepala SD Negeri 1 Sukoharjo, Samsuri,S.Pd.MM., mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para siswa dan dukungan dari seluruh pihak.


”Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan kami. Tujuannya jelas, agar para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki peningkatan ilmu agama dan karakter yang kuat,” ujar Samsuri.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sukoharjo,Supeni Proboraras,S.PI.,memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi antar lembaga pendidikan di wilayahnya. Ia merasa bangga Kantor Desa Sukoharjo bisa menjadi titik temu silaturahmi bagi anak-anak usia dini hingga sekolah dasar.


”Saya sangat bersyukur dan bangga kegiatan ini berjalan sukses. Harapan kami, sinergi ini bisa terus dijaga dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya guna mempererat kerukunan warga sejak usia dini,”tutupnya.
Tim-red












