Wujudkan Tata Kelola Akuntabel, Pemdes Kedungwilut Rilis Transparansi APBDes TA 2026

TULUNGAGUNG,Kabarnews.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungwilut, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, secara resmi mempublikasikan rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip transparansi dan keterbukaan informasi kepada seluruh masyarakat desa.

Berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) No. 16 Tahun 2025, total pendapatan desa pada tahun ini diproyeksikan mencapai Rp1.045.855.726. Pendapatan tersebut bersumber dari sinergi antara potensi lokal dan dana stimulan dari pemerintah pusat maupun daerah.

https://www.effectivegatecpm.com/giw12frds?key=fa7351e8f3a9a45dccaf5b92f65a4803

Sumber Pendapatan Nominal (Rp)
Pendapatan Asli Desa (PADes) 270.909.000
Dana Desa (DD) 268.565.000
Alokasi Dana Desa (ADD) 436.167.814
Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPD&RD) 70.213.912
Total Pendapatan 1.045.855.726

Alokasi Belanja Desa
Untuk mendukung roda pemerintahan dan pembangunan desa, total belanja pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp1.078.130.366,88. Adapun rincian penggunaannya dibagi ke dalam lima bidang strategis sebagai berikut:
Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (70%)
Dialokasikan sebesar Rp755.735.623,98 untuk mendukung pelayanan publik, administrasi, dan operasional perangkat desa.
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa (12%)
Dialokasikan sebesar Rp128.872.749,00 guna perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana fisik desa.
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan (8%)
Dialokasikan sebesar Rp84.432.000,00 untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan penguatan lembaga desa.
Bidang Pemberdayaan Masyarakat (6%)
Dialokasikan sebesar Rp62.289.993,90 demi peningkatan kapasitas ekonomi dan pemberdayaan warga.
Bidang Penanggulangan Bencana & Mendesak (4%)
Dialokasikan sebesar Rp46.800.000,00 sebagai langkah mitigasi dan penanganan kondisi darurat desa.
Keseimbangan Pembiayaan
Dalam struktur APBDes kali ini, tercatat Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp32.274.640,88 dengan Pembiayaan Netto dalam jumlah yang sama. Hal ini menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan (SILPA) sebesar Rp0,00, yang menunjukkan perencanaan anggaran yang presisi dan seimbang.

Pemerintah Desa Kedungwilut berharap dengan publikasi anggaran yang transparan ini, masyarakat dapat ikut serta mengawasi dan berpartisipasi dalam setiap program yang dijalankan. Harapan utamanya adalah penggunaan dana desa ini mampu menjadi katalisator dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan warga Kedungwilut.
Tim-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *