Optimalkan APBDes, Desa Suruhan Kidul Fokus pada Pemerataan Infrastruktur dan Ekonomi

​Tulungagung,Kabarnews.net – Pemerintah Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung, terus memacu pembangunan di berbagai sektor guna meningkatkan taraf hidup warga. Melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang transparan, pemerintah desa menitikberatkan pada keseimbangan antara pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi.

​Kepala Desa Suruhan Kidul, Setianto, menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBDes merupakan instrumen penting untuk memicu roda perekonomian di tingkat akar rumput.

https://www.effectivegatecpm.com/giw12frds?key=fa7351e8f3a9a45dccaf5b92f65a4803

​”Prinsip kami adalah pembangunan yang inklusif. Semua program yang kami jalankan, baik itu jalan usaha tani, drainase, maupun pelatihan keterampilan, bermuara pada satu tujuan: kesejahteraan masyarakat Desa Suruhan Kidul,” ujar Setianto.

​Sinergi Sumber Pendapatan Desa
​Kesuksesan pembangunan di Desa Suruhan Kidul tidak lepas dari pengelolaan sumber pendapatan yang beragam. Setianto merinci bahwa postur APBDes mereka didukung oleh beberapa sumber strategis:
​Dana Desa (DD): Difokuskan pada pembangunanfrt5 vital dan bantuan langsung.
​Alokasi Dana Desa (ADD): Untuk menunjang operasional pemerintahan dan penghasilan tetap perangkat.
​Pendapatan Asli Desa (PAD): Hasil dari optimalisasi aset desa.
​Bantuan Keuangan (BK): Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk proyek-proyek prioritas daerah.
​Dampak Nyata bagi Masyarakat
​Pembangunan fisik yang masif, seperti perbaikan akses jalan, dinilai sangat membantu petani dalam mendistribusikan hasil panen dengan biaya angkut yang lebih murah. Di sisi lain, program peningkatan kapasitas ekonomi juga mulai menunjukkan hasil dengan tumbuhnya unit-unit usaha kecil di desa.
​Pemerintah Desa Suruhan Kidul berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat dan warga dalam setiap tahapan perencanaan (Musrenbangdes) agar pembangunan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
( redc Ji hi hhhhh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *