Kalahkan Ribuan Peserta, Murid MTsN 1 Tulungagung Raih Medali Perunggu Nasional OPSI 2025

​Tulungagung, Kabarnews.net – Kabar gembira datang dari ajang kompetisi ilmiah paling bergengsi di Tanah Air. Dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tulungagung, Chika Alviena Arsyfha dan Lintang Dagmar Wibawa Putri, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Medali Perunggu dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2025.

​Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI ini diikuti oleh ribuan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia dan puncaknya digelar pada 10–16 November 2025 di Surabaya.

​Penelitian Humanis Soroti Supeltas Difabel
​Medali perunggu tersebut diraih Chika dan Lintang melalui penelitian mendalam di Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang berjudul: “Analisis Peran, Kualitas Hidup, dan Penerimaan Sosial Kaum Difabel Tuna Rungu dan Wicara sebagai Supeltas di Tulungagung.”

​Laporan penelitian ini menjadi sorotan karena mengangkat sisi humanis peran petugas sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) yang merupakan penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara. Tak hanya itu, penelitian ini juga menganalisis secara komprehensif bagaimana dinamika penerimaan sosial masyarakat terhadap kehadiran mereka dalam kehidupan sosial sehari-hari di Tulungagung.

​Perjuangan Delapan Bulan Menuju Final
​Perjalanan Chika dan Lintang menuju podium OPSI Nasional bukanlah hal yang mudah. Mereka harus melewati proses seleksi yang sangat ketat dan panjang. Persiapan dilakukan selama kurang lebih delapan bulan, dimulai dari penyusunan proposal penelitian, kerja keras pengambilan data lapangan, penulisan laporan akhir, hingga tahap paling menantang: wawancara dan presentasi final di hadapan dewan juri nasional.
​”Seleksinya sangat ketat. Hanya dua siswa yang boleh masuk ruang penilaian, sedangkan pendamping harus menunggu di luar. Mereka harus benar-benar mandiri dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya,” ungkap Undirotul, salah satu pembina yang mendampingi.

​Secara keseluruhan, OPSI 2025 diikuti oleh 14.000 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah fantastis tersebut, hasil penelitian Chika dan Lintang berhasil tersaring hingga menjadi salah satu dari 25 finalis nasional per bidang per jenjang yang berhak maju ke babak akhir.

https://www.effectivegatecpm.com/giw12frds?key=fa7351e8f3a9a45dccaf5b92f65a4803

​Kebanggaan Kepala Madrasah
​Keberhasilan meraih penghargaan medali perunggu ini disambut dengan apresiasi tinggi oleh Kepala MTsN 1 Tulungagung, Drs. Muhibuddin, M.Pd.I.

​Menurut Muhibuddin, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya unggul di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga mampu menghasilkan generasi yang memiliki kepekaan tinggi terhadap persoalan sosial di masyarakat.

​“Kami sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan Chika dan Lintang. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan bersaing di tingkat nasional,” ujar Drs. Muhibuddin.
Sabtu,6/12/2025.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya, meneliti, dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *