Tulungagung,Kabarnews.net– Sanggar Tari “Gatra Mandasari” di bawah pimpinan Desti Erika Putri, yang akrab disapa Rika, sukses besar menyelenggarakan Pentas Seni Tahunan mereka.

Acara yang meriah ini diikuti oleh sekitar delapan puluh siswa sanggar dan menjadi puncak dari proses belajar mereka selama setahun penuh, sekaligus upaya nyata dalam melestarikan seni dan budaya tradisional.

Puncak Sanggar Tari “Gatra Mandasari” Sukses Gelar Pentas Seni Tahunan, Lestarikan Budaya Generasi Muda 80 Penari Muda
Pentas seni yang digelar di Aula Kantor Desa Bulus, Sabtu (29/11) malam, menampilkan berbagai macam tarian dari berbagai daerah, mulai dari tarian klasik hingga kreasi baru.

Para siswa, yang terdiri dari berbagai kelompok usia—mulai dari tingkat dasar hingga remaja—tampil memukau dengan kostum yang indah dan koreografi yang lincah.
Dalam sambutannya, Rika, pemimpin Sanggar Tari Mandasari, mengungkapkan rasa bangganya terhadap dedikasi para siswa.
”Ini bukan sekadar pertunjukan, tapi ajang pembuktian bahwa generasi muda kita masih mencintai dan mau melestarikan budaya bangsa. Melihat semangat delapan puluh anak didik kami di atas panggung adalah kebahagiaan terbesar. Mereka adalah penerus warisan seni tari kita,” ujar Rika, yang juga merupakan seorang koreografer berprestasi.
Ragam Tarian dan Makna Pelestarian
Sejumlah tarian yang menarik perhatian penonton antara lain Tari yang energik dengan keindahan gerak yang cepat, dan tari kreasi yang khusus diciptakan Rika untuk pentas tahun ini. Pentas tersebut tidak hanya fokus pada penampilan, tetapi juga menekankan proses edukasi dan pembentukan karakter.
Menurut Sutoyo selaku Kepala Desa Bulus yang turut hadir, kegiatan ini memiliki peran vital dalam pendidikan non-formal.
”Sanggar-sanggar seperti Mandasari adalah benteng budaya kita. Mereka menanamkan disiplin, kerja sama, dan kecintaan pada seni sejak usia dini. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi upaya Mandasari,” komentarnya.
Pentas Seni Tahunan Sanggar Tari Gatra Mandasari ditutup dengan penampilan kolosal seluruh siswa dan para pelatih, meninggalkan kesan mendalam bagi ratusan penonton yang memadati lokasi. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi lahirnya sanggar-sanggar tari lainnya di wilayahnya.
( tim)












