Transparansi DBHCHT: Rp209 Juta untuk Lengkapi Alat Kesehatan RSUD Campurdarat

  •  Transparansi DBHCHT: Rp209 Juta untuk Lengkapi Alat Kesehatan RSUD CampurdaratTULUNGAGUNG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya dalam mengawal transparansi dan keterbukaan informasi publik terkait pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Melalui peran edukasi publik ini, masyarakat dipastikan dapat memantau secara langsung akuntabilitas penggunaan dana cukai yang disalurkan untuk penguatan mutu pelayanan kesehatan di daerah.

    Berdasarkan publikasi keterbukaan informasi yang dikeluarkan Dinas Kominfo, alokasi DBHCHT tahun ini difokuskan untuk mendukung modernisasi sarana dan prasarana medis di RSUD Campurdarat dr. Karneni. Pemanfaatan anggaran tersebut terbagi dalam dua tahap pengalokasian: pertama, DBHCHT Murni 2026 sebesar Rp97.419.000 untuk pengadaan 2 unit alat kesehatan dengan jadwal realisasi mulai September 2026. Kedua, melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), disiapkan tambahan penyesuaian pagu sebesar Rp112.332.000 guna memperkuat pengadaan peralatan medis.

    Secara keseluruhan, total anggaran yang dikelola mencapai Rp209.751.000 dan digunakan untuk pengadaan 5 unit alat kesehatan vital. Dari data yang disampaikan pihak RSUD Campurdarat dr. Karneni, dana tersebut direalisasikan untuk pengadaan 1 unit Patient Monitor guna memantau kondisi fisiologis pasien, serta 4 unit Infus Pump yang menjamin ketepatan laju pemberian cairan infus dengan presisi tinggi. Penambahan perangkat medis modern ini menjadi bagian esensial dalam menjaga standar keselamatan pasien sekaligus meningkatkan respons penanganan medis darurat.

    Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa penyebarluasan rincian anggaran ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Diharapkan melalui keterbukaan informasi ini, masyarakat dapat turut aktif mengawal pemanfaatan DBHCHT agar manfaat dari cukai tembakau dapat dirasakan langsung oleh warga Tulungagung secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *